RPP PKn SMP Kelas VIII sem 1



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran       : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter  : VIII / I
Waktu                    : 2 X 40 menit
Pertemuan ke-       : 1 (satu)


I.          Standar Kompetensi :
·         Menampilkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

II.       Kompetensi Dasar :
·         Menjelaskan Pancasila sebagai dasar Negara dan ideology negara

III.     Indikator :
  1. Menjelaskan pentingnya ideology bagi suatu bangsa dan Negara
  2. Menguraikan proses perumusan Pancasila sebagai dasar Negara dan ideology Negara.
  3. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  4. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  5. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.



IV.    Tujuan Pembelajaran :
Setelah proses pembelajaran siswa mampu :
1.      Menjelaskan pentingnya ideology bagi suatu bangsa dan Negara
2.      Menguraikan proses perumusan Pancasila sebagai dasar Negara dan ideology Negara

V.       Materi Pembelajaran :
1.      Pengertian ideology
2.      Fungsi ideology
3.      Manfaat ideology bagi suatu bangsa dan Negara.
4.        Proses perumusan Pancasila sebagai dasar Negara.

VI.    Pendekatan dan Model Pembelajaran :
1. Pendekatan       : CTL, CL
2. Model               : Numbered Head Together (NHT)
VII.            Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri


♫ Strategi dan langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Cek absensi siswa
b.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
(Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
c.       Apersepsi :
(Guru mengkontekstualkan materi dengan dunia siswa dan kondisi nyata lingkungannya.)
d.      Penjajagan materi tentang pengertian ideologi
e.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai dari materi ideology Pancasila.
f.       Siswa dibagi dalam kelompok belajar kecil, dengan mempertimbangkan siswa pintar dan siswa biasa
g.       Siswa dibuatkan guru (membuat sendiri) yel-yel.
10’

2

Kegiatan Inti :
a.       Siswa dalam setiap kelompok bekerja sama untuk mengkonstruksi materi-materi berikut :
1.      Pengertian ideologi
2.      Fungsi ideologi
3.      Manfaat ideologi bagi suatu bangsa
4.      Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara dalam siding BPUPKI tanggal 29 Mei s.d. 1 Juni 1945.
5.      Guru memangil salah satu nomor urut siswa tiap kelompok untuk melaporkan hasil kerja sama dalam menemukan materi di atas.
6.      Kelompok lain menanggapinya.
7.      Klarifikasi dan pembenaran hasil diskusi.


50’
3
Penutup :
a.       Tunjuk salah seorang nomor urut siswa untuk merefleksi tentang materi yang telah dibahas bersama.
b.      Kesimpulan materi untuk memantapkan pemahanan siswa.
c.       Tindak lanjut (penugasan untuk minggu depan) :
·         Pengerjaan latihan pada LKS secara bekelompok.

20’

VIII.         Media dan Sumber Pembelajaran
1.      Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
2.      Koran, majalah dll
3.      Lembar pengamatan minat dan keterampilan proses belajar siswa

IX.    Penilaian dan Tindak Lanjut
1.      Kinerja (pengamatan diskusi dan kerja kelompok), dengan format :

No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Presentasi
Menanggapi
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Etika berpendapat
1
2
…….
…….









2.      Aspek Kognitif :
a.       Jelaskan pengertian ideology?
b.      Apa fungsi ideology?
c.       Bagaimana jika suatu Negara tidak mempunyai ideology Negara?
d.      Jelaskan manfaat ideology tersebut!
e.       Apa isi pidato Soepomo tentang dasar Negara pada siding BPUPKI tanggal 31 Mei 1945?
f.       Apa isi pidato Muh. Yamin tentang dasar Negara pada siding BPUPKI tanggal 29 Mei 1945?
g.       Apa isi pidato Soekarno tentang dasar Negara pada siding BPUPKI tanggal 1 Juni 1945?
h.      Siapakah yang pertama kali menyebut istilah Pancasila terhadap lima dasar Negara dalam sianmg BPUPKI?
i.        Apa isi dasar Negara yang dirumuskan panitia 9 dalam Piagam Jakarta.
j.        Sebutkan tokoh panitia 9!

3.      Produk (laporan hasil diskusi), dengan format:

No
Nama
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Sistematika
Total
Nilai
1
2
…….
…….








RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran    : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter            : VIII / I
Alokasi Waktu    : 2 X 40 menit
Pertemuan ke-     : 2 (dua)


I.          Standar Kompetensi :
·       Menampilkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila

II.       Kompetensi Dasar :
·         Menguraikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Negara dan ideology Negara.

III.     Indikator :
  1. Menjelaskan arti dan makna Pancasila sebagai dasar dan ideology Negara
  2. Menguraikan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila
  3. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  4. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  5. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.


IV.    Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai proses pembelajaran siswa dapat :
Menjelaskan arti dan makna Pancasila sebagai dasar dan ideology Negara
Menguraikan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila

V.       Materi Pembelajaran :
  1. Arti kata Pancasila
  2. Makna tata urutan sila Pancasila
  3. Nilai-nilai Pancasila dalam setiap silanya.
  4. Keunggulan Pancasila dibandingkan dengan ideology lain (Komunisme dan Liberalisme)


VI.     Pendekatan dan Model Pembelajaran :
1. Pendekatan       : CTL, CL dan JL
2. Model               : Numbered Head Together (NHT)
VII.  Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri


No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Cek absensi siswa
b.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
(Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
c.       Apersepsi :
(Guru mengaitkan materi minggu lalu)
d.      Kemampuan prasyarat :
Memahami hakekat ideologi
e.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai
f.       Siswa meneriakkan yel-yel.
10’

2

Kegiatan Inti :
a.       Siswa dalam setiap kelompok bekerja sama untuk mengkonstruksi materi-materi berikut :
Arti Pancasila
Makna tata urutan Pancasila
Nilai-nilai Pancasila dalam setiap silanya.
Makna Pancasila sebagai Ideologi terbuka
Keunggulan nilai Pancasila dibanding ideologi lain. (Komunisme, liberalisme).
b.      Guru memangil salah satu nomor urut siswa tiap kelompok untuk melaporkan hasil kerja sama dalam menemukan materi di atas.
c.       Kelompok lain menanggapinya.
d.      Klarifikasi dan pembenaran hasil diskusi.


50’
3
Penutup :
a.       Tunjuk salah seorang nomor urut siswa untuk merefleksi tentang materi yang telah dibahas bersama.
b.      Kesimpulan materi untuk memantapkan pemahanan siswa.
c.       Tindak lanjut (penugasan untuk minggu depan) :
·         Amati sikap dan perilaku masyarakat yang mencerminkan dan tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
·         Bawalah Koran, majalah dll untuk menambah informasi di atas.


20’

VIII.         Media dan Sumber Pembelajaran
1.      Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
2.      Lembar pengamatan belajar siswa
3.      Kriteria penilaian

IX.              Penilaian dan Tindak Lanjut
1. Kinerja (Sikap dan keterampilan proses), dengan format :

No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Presentasi
Menanggapi
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Etika berpendapat
1
2
…….
…….









2.  Aspek Kognitif :
a.       Jelaskan arti kata Pancasila!
b.      Jelaskan makna tata urutan sila Pancasila sebagai satu kesatuan utuh!
c.       Apa nilai yang terkandung dalam sila 1 Pancasila ?
d.      Apa nilai yang terkandung dalam sila 2 Pancasila ?
e.       Apa nilai yang terkandung dalam sila 3 Pancasila ?
f.       Apa nilai yang terkandung dalam sila 4 Pancasila ?
g.       Apa nilai yang terkandung dalam sila 5 Pancasila ?
h.      Apa yang dimaksud dengan ajaran komunisme?
i.        Apa yang dimaksud dengan ajaran liberalisme?

3.      Identifikasi sikap dan perilaku:

No
Sikap dan perilaku yang bertentangan dengan ideologi Pancasila
Jenis Sikap & Perilaku
Pengertian
Contoh Perilaku di masyarakat
1
Materialisme


2
Atheisme


3
Hedonisme


4
Liberalisme


5
Individualisme


6
Ekstremisme


7
Primordialisme


9
Ekslusivisme



4.  Produk (laporan hasil diskusi), dengan format:
No
Nama
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Sistematika
Total
Nilai
1
2
…….
…….










RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran         : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter     : VIII / I
Waktu                      : 2 x 40 menit
Pertemuan ke-          : 3 (tiga)


I.       Standar Kompetensi :
·     Menampilkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

II.     Kompetensi Dasar :
·      Menunjukkan sikap positif terhadap  Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

III.  Indikator :
  1. Menjelaskan pentingnya sikap setia kepada Pancasila
  2. Menunjukkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
  3. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  4. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  5. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.

IV.  Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai proses pembelajaran siswa dapat :
·      Menjelaskan pentingnya sikap setia kepada Pancasila
·      Menunjukkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

V.       Materi Pembelajaran :
1.    Pentingnya sikap setia terhadap Pancasila
2.    Sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

VI.     Pendekatan dan model Pembelajaran :
Pendekatan           : CTL, CT dan JL
Model                   : Inquiry
VII.            Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Cek absensi siswa
b.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
(Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
c.       Apersepsi :
Guru mengaitkan materi minggu lalu.
d.      Kemampuan prasyarat :
Memahami nilai-nilai keunggulan Pancasila sebagai dasar Negara.
e.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai.
f.       Siswa menseting bergabung berkelompok
g.       Siswa meneriakkan yel-yel.

10’

2

Kegiatan Inti
a.       Siswa berkelompok mencari, mengumpulkan data dari berbagai sumber tentang :
1.      Pentingnya sikap setia kepada Pancasila
2.      Makna Pancasila sebagai pemersatu bangsa
3.      Makna Pancasila sebagai ideology terbuka
4.      Makna Pancasila sebagai ideology pembangunan
5.      Pengamalan nilai Pancasila dalam politik
6.      Pengamalan nilai Pancasila dalam ekonomi
7.      Pengamalan nilai Pancasila dalam sosial budaya
b.      Siswa mendiskusikan hasil temuan dan ditanggapi kelompok lainnya.
c.       Siswa dan guru mengklarifikasi kebenaran hasil diskusi.


50’
3
Penutup :
1.      Refleksi kesan pembelajaran hari itu.
2.      Penegasan kembali tentang pentingnya setia kepada Pancasila
3.      Tindak lanjut dan penugasan: Amati perilaku masyarakat sekitar yang mencerminkan dan tidak mencerminkan pengamalanan nilai Pancasila.
20’
VIII.         Sarana dan Sumber Pembelajaran
1.      Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
2.      Koran, majalah dll.

IX.              Penilaian dan Tindak Lanjut

1. Kinerja (Sikap dan keterampilan proses), dengan format :

No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Minat/ motivasi
Kreativitas
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Sikap berdiskusi
1
2
…….
…….









2. Aspek Kognitif :
a.       Mengapa kita harus setia kepada Pancasila?
b.      Pancasila adalah sebagai pemersatu bangsa, jelaskan !
c.       Pancasila adalah sebagai ideology terbuka, jelaskan !
d.      Pancasila adalah sebagai ideology pembangunan, jelaskan !
e.       Beri contoh sikap pengamalan Pancasila bidang politik!
f.       Beri contoh sikap pengamalan Pancasila bidang ekonomi!
g.       Beri contoh sikap pengamalan Pancasila bidang sosial budaya!

5.  Produk (laporan hasil diskusi), dengan format:
No
Nama / Kelompok
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Total
Nilai
1
2
…….
…….







RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran          : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter      : VIII / 1
Waktu                       : 2 X 40 menit
Pertemuan ke            -           : 4 (empat)


I.          Standar Kompetensi :
·         Menampilkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila

II.        Kompetensi Dasar :
·     Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

III.     Indikator :
  1. Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  2. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  3. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  4. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.


IV.     Tujuan Pembelajaran :
Setelah proses pembelajaran siswa dapat :
·     Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

V.        Materi Pembelajaran :
  1. Sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


VI.     Pendekatan dan Model
Pendekatan           : CTL dan CL
Model                   : Inquiry
VII.            Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
1.      Cek absensi siswa
2.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
(Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
3.      Apersepsi :
Guru mengaitkan materi minggu.
4.      Kemampuan prasyarat :
Sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa bernegara
5.      Informasi kompetensi yang ingin dicapai.
6.      Siswa menseting bergabung berkelompok
7.      Siswa meneriakkan yel-yel.

10’

2

Kegiatan Inti :
a.     Siswa berkelompok mencari, mengumpulkan data dari berbagai sumber dan pengalaman pribadinya tentang :
1.      Sikap dan perbuatan pengamalan nilai Pancasila di keluarga
2.      Sikap dan perbuatan pengamalan nilai Pancasila di sekolah
3.      Sikap dan perbuatan pengamalan nilai Pancasila di masyarakat
b.     Siswa mendiskusikan hasil temuan dan ditanggapi kelompok lainnya.
c.     Siswa dan guru mengklarifikasi kebenaran hasil diskusi.

50’

3

Penutup :
a.       Refleksi :
Siswa diajak merenungkan bila masyarakat tidak setia dan mengamalkan Pancasila maka bukan tidak mungkin peristiwa kudeta G 30 S PKI akan terulang.
b.      Kesimpulan materi untuk memantapkan pemahanan siswa.
c.       Tindak lanjut : Ulangan Blok I minggu depan

20’


VII. Sarana dan Sumber Pembelajaran
1.      Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
2.      Koran, majalah dll
3.      Lembar pengamatan kinerja

VIII. Penilaian dan Tindak Lanjut
1.      Kinerja :

No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Minat belajar
Menanggapi
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Sikap berdiskusi
1
2
…….
…….









Identifikasi sikap dan perilaku:

No
Sikap dan perilaku yang sesuai dengan kepribadian Pancasila
Di keluarga
Di sekolah
Di masyarakat
Bangsa dan negara
1




2




3




4




5





2.      Tes Kognitif :
a.       Beri 2 contoh sikap dan perbuatan yang mencerminkan nilai Pancasila di keluarga!
b.      Beri 2 contoh sikap dan perbuatan yang mencerminkan nilai Pancasila di sekolah!
c.       Beri 2 contoh sikap dan perbuatan yang mencerminkan nilai Pancasila di masyarakat!

3.      Produk :

No
Nama / kelompok
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Bahasa
Total
Nilai
1
2
…….
…….









 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran                        : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter       : VIII / I
Waktu                                    : 4 x 40 menit
Pertemuan ke-                        : 5 dan 6


I.          Standar Kompetensi :
Memahami berbagai konstitusi yang penah digunakan di Indonesia.

II.       Kompetensi Dasar :
Menjelaskan berbagai konstitusi yang pernah berlaku di Indonesia

III.     Indikator :
  1. Menjelaskan hakekat konstitusi
  2. Menjelaskan system ketatanegaraan menurut UUD Proklamasi 1945
  3. Menjelaskan system ketatanegaraan menurut konstitusi RIS 1949
  4. Menjelaskan system ketatanegaraan menurut UUDS 1950
  5. Menjelaskan system ketatanegaraan menurut UUD 1945 hasil amandemen
  6. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  7. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  8. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.


IV.    Tujuan Pembelajaran
Selesai proses pembelajaran, siswa dapat :
a.     Menjelaskan hakekat konstitusi
b.    Menjelaskan system ketatanegaraan menurut UUD Proklamasi 1945
c.     Menjelaskan system ketatanegaraan menurut konstitusi RIS 1949
d.    Menjelaskan system ketatanegaraan menurut UUDS 1950
e.     Menjelaskan system ketatanegaraan menurut UUD 1945 hasil amandemen

V.       Materi Pembelajaran :
  1. Pengertian konstitusi
  2. Pembagian konstitusi (tertulis dan konvensi)
  3. Pentingnya konstitusi bagi suatu Negara
  4. UUD Indonesia :
A. Periode I (17 Agustus 1945 s.d. 27 Desember 1949)
B. Periode II (27 Desember 1949 s.d. 17 Agustus 1950: RIS)
C. Periode III (17 Agustus 1950 s.d. 5 Juli 1959 : UUDS)
D. Periode IV (17 Agustus 1945 s.d. amandemen I,II,III,IV; terakhir disahkan tanggal 10 Agustus 2002)


VI.    Penekatan dan model pembelajaran :
1. Pendekatan       : CTL, CL dan JL
2. Model               : Students Group Moving (SGM)
VII.            Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah pembelajaran :
Pertemuan ke-1:

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Cek absensi siswa
b.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
c.       (Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
d.      Apersepsi :
(Guru mengkontekstualkan materi konstitusi dengan aturan yang diketahui siswa di lingkungannya.)
e.       Kemampuan prasyarat :
Memahami materi ideology Pancasila.
f.       Penjajagan materi tentang apa arti konstitusi.
g.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai dari materi konstitusi
h.      Siswa menseting bergabung berkelompok
i.        Siswa meneriakkan yel-yel.
10’
2
Kegiatan Inti :
  1. Tahap Orientasi :
a.       memilih undian topic kajian
b.      mengkonstruksi kosep dan pengalaman awal dari materi yang telah dipilih
c.       siswa setiap kelompok mendapatkan satu set lembar kertas kerja.
  1. Tahap Quetioning (membuat pertanyaan)
a.       Siswa membuat pertanyaan berkelompok sejumlah (jumlah kelompok dikurangi satu)
b.      setiap kelompok membuat rambu-rambu jawaban dari pertanyaan yang dibuatnya.
c.       Lembar kerja disimpannya di meja kerja masing-masing.
d.      Siswa merayakan kelompok secara berurut yang telah selesai membuat pertanyaan.
e.       Guru mengacak lembar kerja pertanyaan dengan lembar kerja di meja kerja kelompok lain.
  1. Tahap Moving & Answering (pergerakan & menjawab soal)
a.       Setiap kelompok bergerak menjawab satu pertanyaan pada setiap meja kerja.
b.      Setiap menyelesaikan satu pertanyaan pada satu meja kerja, siswa meneriakkan yel-yel.
c.       Siswa merayakan kelompok secara berurut yang telah selesai menjawab pertanyaan.
50’
3
Penutup :
a.       Menanyakan kesan dan saran pembelajaran hari itu.
b.      Tindak lanjut (penugasan untuk minggu depan) :
·         Setiap kelompok berbagi tugas untuk mempresentasikan hasil jawaban kelompok lain yang ditulis di Lembar Kerjanya.

20’

Pertemuan ke-2 :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Cek absensi siswa
b.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
(Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
c.       Apersepsi :
(Guru menanyakan kesiapan untuk presentasi
d.      Siswa menseting bergabung berkelompok
e.       Siswa meneriakkan yel-yel.

10’
2
Kegiatan Inti :
Tahap Argumentatif (presentasi dalam diskusi kelas).
a.       Setiap kelompok mempresentasikan kajian lembar kerja yang diisi jawabannya oleh kelompok lainnya.
b.      Klarifikasi setiap kelompok atas penilaian jawaban kelompok lainnya.

Tahap Evaluasi & Rekonstruksi konsep
a.       Siswa bersama guru mengklarifikasi kebenaran data dan jawaban yang dibuat.
b.      setiap kelompok merevisi dan menyempurnakan jawaban yang ada di lembar kerjanya masing-masing.

50’

3

Penutup :
c.       Refleksi pembelajaran.
d.      Pemantapan materi dengan penyimpulan semua.
e.       Tindak lanjut (penugasan untuk minggu depan) :
·         Pelajari materi penyimpangan konstitusi pada orde lama, baru dan reformasi.


20’
VIII.         Media dan Sumber Pembelajaran
a.       Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
b.      Koran, majalah dll
c.       Panel pilihan topic pembelajaran
d.      Kertas kerja pertanyaan siswa
e.       Lembar pengamatan belajar siswa

IX.    Penilaian dan Tindak Lanjut
a.       Kognitif :
1)      Apa yang dimaksud dengan konstitusi
2)      Apa pentingnya konstitusi bagi suatu Negara.
3)      Konstitusi dibagi 2 yaitu tertulis dan tidak terulis, jelaskan dan beri contohnya!
4)      Isilah bagan berikut ini:
No
UUD yang Pernah Berlaku di Indonesia
Sistem Ketatanegaraan
Bentuk Negara
Susunan Negara
Sistem Pemerintahan
1
UUD Proklamasi 1945



2
Konstitusi RIS 1949



3
UUDS 1950



4
UUD 1945 Amandemen




b.      Lembar Pengamatan Sikap dan Minat ( PBM pert 1 dan 2 ; dalam setiap 10 menit), dg format :
No
Nama Kel.
Nama Siswa
Perhatian (minat & sikap) tiap 10 menit
Minat &Sikap
1
2
3
4
5
6
7
8
- (%)
+ (%)













     
                  Indikator minat dan sikap :
a.       bermain-main
b.      Mengantuk
c.       tertawa-tawa
d.      Mengobrol
e.       tidak perhatian
f.       tidak ikut terlibat dalam kegiatan kelompok/ acuh

c.       Lembar Pengamatan Diskusi (TM 1 dan 2),dengan format :

No
Nama Kel
Nama Siswa
Aspek yang dinilai
Skor Nilai
Ketuntasan
1
2
3
4
5











Indikator aspek yang dinilai :
a.    Menyampaikan pendapat dengan sopan
1)      memberi salam
2)      bahasa sopan dan santun
b.    Menghormati pendapat orang lain
1)      tidak memotong pembicaraan
2)      tidak mencela pendapat orang lain
c.    Berpendapat secara bertanggung jawab
1)      tidak menghina berbau SARA
2)      isi pendapat tidak bertentangan dengan norma
d.    Berpendapat berasas mufakat
1)      mencari solusi atas masalah
2)      bermanfaat bagi kepentingan orang banyak
e.    mengambil keputusan bijaksana
1)      tidak memaksakan kehendak
2)      mengutamakan musyawarah mufakat
d.      Produk (laporan hasil lembar kerja), dengan format:

No
Nama Kelompok
Nama Siswa
Laporan lembar kerja
Isi & Kesesuaian Pertanyaan
Tata bahasa
Keterkaitan dengan fakta
Isi & Kesesuaian Jawaban
Total
Nilai
1









RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran       : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter  : VIII / I
Waktu                    : 2 x 40 menit
Pertemuan ke-       : 7 (Tujuh)



I.          Standar Kompetensi :
·      Memahami berbagai konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia.

II.        Kompetensi Dasar :
·       Menganalisis penyimpangan terhadap konstitusi yang berlaku di Indonesia

III.     Indikator :
  1. Menunjukkan bukti penyimpangan konstitusi pada masa pemerintahan orde lama (1945-1966)
  2. Menunjukkan bukti penyimpangan konstitusi pada masa pemerintahan orde baru (1966-1998)
  3. Menunjukkan bukti penyimpangan konstitusi pada masa pemerintahan Abdurahman Wahid (1998-2001)
  4. Menganalisis dampak penyimpangan konstitusi terhadap system demokrasi di Indonesia.
  5. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  6. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  7. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.
1.       

IV.     Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai proses pembelajaran siswa dapat :
1.    Menunjukkan bukti penyimpangan konstitusi pada masa pemerintahan orde lama (1945-1966)
2.    Menunjukkan bukti penyimpangan konstitusi pada masa pemerintahan orde baru (1966-1998)
3.    Menunjukkan bukti penyimpangan konstitusi pada masa pemerintahan Abdurahman Wahid (1998-2001)
4.    Menganalisis dampak penyimpangan konstitusi terhadap system demokrasi di Indonesia.

V.       Materi Pembelajaran :
1.    Penyimpangan Konstitusi pada masa orde lama 1945-1966
2.    Penyimpangan Konstitusi pada masa orde baru 1966-1998
3.    Penyimpangan Konstitusi pada masa pemerintahan Abdurahman Wahid 1999-2001
4.    dampak penyimpangan konstitusi terhadap system demokrasi.


VI.     Pendekatan dan model Pembelajaran :
Pendekatan           : CTL, CT dan JL
Model                   : GGE (Group To Group Exchange) (Pertukaran Kelompok Mengajar)
VII.            Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Cek absensi siswa
b.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
(Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
c.       Apersepsi :
Guru bertanya pernahkan anda melanggar salah satu norma hokum, sebutkan?
d.      Pengetahuan prasyarat :
Memahami konstitusi yang pernah berlaku di Indonesia
e.       Penjajagan materi tentang sikap patuh terhadap salah bentuk penyimpangan yang dilakukan zaman Presiden Soekarno.
f.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai dari materi penyimpangan konstitusi.
g.       Siswa menseting bergabung berkelompok
h.      Siswa meneriakkan yel-yel.

10’

2

Kegiatan Inti
a.       Siswa memperhatikan gambar/photo 3 presiden Indonesia (Soekarno, Soeharto dan Abdurahman Wahid).
b.      Siswa menjelaskan periodesasi kepresidenan mereka.
c.       Siswa berkelompok mencari, menganalisis buku sumber untuk menemukan bentuk-bentuk penyimpangan konstitusi yang dilakukan semasa mereka berkuasa.
d.      Juru bicara masing-masing kelompok menjelaskan hasil temuannya kepada kelompok lainnya
e.       Secara klasikal bersama guru mengklarifikasi kebenaran hasil temuan diskusi.

50’

3

Penutup :
a.       Refleksi
b.      Kesimpulan solusi pemecahan agar siswa senantiasa sadar akan konstitusi
c.       Tindak lanjut dan penugasan:
1.      Himbauan untuk mentaati aturan
2.      Mempelajari materi untuk minggu depan.

20’

VIII.         Sarana dan Sumber Pembelajaran
1.      Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
2.      Photo/gambar presiden Soekarno, Soeharto dan Gusdur.
3.      UUD 1945

IX.    Penilaian dan Tindak Lanjut
Aspek Kognitif  :
a.      Apa penyimpangan konstitusi pada masa pemerintahan Soekarno?
b.      Apa penyimpangan konstitusi pada masa pemerintahan Soeharto?
c.      Apa penyimpangan konstitusi pada masa pemerintahan Abdurahman Wahid?
d.      Apa dampak penyimpangan konstitusi bagi kehidupan demokrasi?

Kinerja (minat dan keterampilan proses) :

No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Minat belajar
Kreativitas
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Sikap berdiskusi
1
2
…….
…….









Produk (laporan hasil wawancara dan pengamatan), dengan format:

No
Nama
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Bahasa
Total
Nilai
1
2
…….
…….








 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran          : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter      : VIII / 1
Waktu                       : 2 X 40 menit
Pertemuan ke            -           : 8 (Delapan)



I.          Standar Kompetensi :
·       Memahami berbagai konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia.

II.        Kompetensi Dasar :
Menunjukkan hasil-hasil amandemen UUD 1945.

III.     Indikator :
  1. Menganalisis latar belakang dan dasar hokum perubahan UUD 1945
  2. Menunjukkan pasal-pasal perubahan UUD 1945
  3. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  4. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  5. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.


IV.     Tujuan Pembelajaran :
Setelah proses pembelajaran siswa dapat :
·       Menganalisis latar belakang dan dasar hokum perubahan UUD 1945
·       Menunjukkan pasal-pasal perubahan UUD 1945

V.       Materi Pembelajaran :
1.      Dasar hokum perubahan UUD 1945 (Pasal 37)
2.      Prosedur perubahan UUD 1945
3.      Latar belakang dan urgensi perubahan UUD 1945 (Tuntutan demokrasi dan prubahan zaman)
4.      Pasal-pasal perubahan UUD 1945


VI.     Pendekatan dan Model
Pendekatan           : CTL dan CL
Model                   : Problem Solving
VII.            Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
1.      Cek absensi siswa
2.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
(Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
3.      Apersepsi :
Guru mengkontekstualkan materi dengan pengalaman siswa dengan bertanya apa jadinya kalau konstitusi itu dilanggar.
4.      Pengetahuan prasyarat :
Penyimpangan Konstitusi.
5.      Penjajagan materi dengan bertanya boleh tidak UUD 1945 itu diubah?
6.      Informasi kompetensi yang ingin dicapai.
7.      Siswa menseting bergabung berkelompok
8.      Siswa meneriakkan yel-yel.

10’

2

Kegiatan Inti :
a.       Siswa mencermati dua pendapat bahwa ada kelompok orang yang mendukung amandemen dan ada kelompok orang yang tidak mendukung amandemen UUD 1945.
b.      Siswa berkelompok mengkaji UUD 1945 untuk menemukan :
1.      Dasar hokum dan prosedur perubahan UUD 1945.
2.      Latar belakang harus adanya perubahan
3.      Pasal-pasal perubahan UUD 1945.
c.       Masing-masing kelompok melaporkan hasil temuan dalam diskusi kelompoknya.
d.      Kelompok lain menanggapi, menilai dan menawarkan pendapatnya.
e.       Klarifikasi dan pembenaran hasil diskusi.

50’

3

Penutup :
a.       Refleksi pembelajaran hari itu.
b.      Kesimpulan materi untuk memantapkan pemahanan siswa.
c.       Tindak lanjut (siswa ditugasi untuk menujukkan sikap positif terhadap perubahan UUD 1945 minggu depan).

20’

VII. Sarana dan Sumber Pembelajaran
1.      UUD 45 hasil amandemen.
2.      Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
3.      Lembar pengamatan kinerja

VIII. Penilaian dan Tindak Lanjut
1.      Kinerja :

No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Minat/ motivasi
Kreativitas
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Sikap berpendapat
1
2
…….
…….









2.      Tes Kognitif :
a.       Tunjukan pasal UUD 1945 yang menjadi dasar perubahan UUD 1945!
b.      Bagaimana prosedur perubahan yang dikehendaki UUD 1945?
c.       Apa yang melatarbelakangi terjadinya perubahan UUD 1945?
d.      Tunjukkan pasal-pasal perubahan UUD 1945.

Isilah bagan ketatanegaraan berikut ini sebagai dampak perubahan UUD 1945:


 







3.      Produk :

No
Nama
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Sistematika
Total
Nilai
1
2
…….
…….









RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran          : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter      : VIII / 1
Waktu                       : 2 X 40 menit
Pertemuan ke            -           : 9 (sembilan)


I.          Standar Kompetensi :
Memahami berbagai konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia

II.        Kompetensi Dasar :
Menampilkan sikap positif terhadap pelaksanaan UUD 1945 hasil amandemen

III.     Indikator :
  1. Menentukan sikap positif warga Negara terhadap pelaksanaan UUD 1945 hasil amademen
  2. Menjelaskan pengaruh perubahan UUD 1945 terhadap kehidupan demokrasi (HAM)
  3. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  4. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  5. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.
·          

IV.     Tujuan Pembelajaran :
Setelah proses pembelajaran selesai siswa dapat :
·         Menentukan sikap positif warga Negara terhadap pelaksanaan UUD 1945 hasil amademen
·         Menjelaskan pengaruh perubahan UUD 1945 terhadap kehidupan demokrasi (HAM)

V.       Materi Pembelajaran :
1.        Sikap positif warga Negara dalam pelaksanaan UUD 1945
2.        Pengaruh perubahan UUD 1945 terhadap demokrasi (HAM)


VI.     Pendekatan dan Model Pembelajaran
Pendekatan          : CTL, CL
Model                  : Decision Making (Pengambilan Keputusan)
VII.  Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.        Mencek kehadiran siswa
b.       Seting ruang dan motivasi belajar :
(Persiapan alat belajar dan kesiapannya)
c.        Apersepsi :
Guru mengaitkan materi minggu lalu.
d.       Pengetahuan Prasyarat :
Hasil-hasil perubahan UUD 1945
e.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai
f.       Pejajagan materi
g.       Siswa duduk dalam kelompok
h.      Yel-yel

10’

2

Kegiatan Inti
a.       Siswa berkelompok merumuskan dan menentukan sikap pelaksanaan terhadap perubahan UUD 1945 dalam bidang :
1.      Bidang politik (pemilu, lembaga kehakiman)
2.      HAM
b.      Bersama guru mengklarifikasi kebenaran hasil temuan diskusi

50’

3

Penutup :
a.      Tunjuk salah seorang siswa untuk merefleksi tentang materi yang telah dibahas bersama.
b.     Kesimpulan materi untuk memantapkan pemahanan siswa.
c.      Siswa mengevaluasi pembelajaran hari itu.
d.     Tindak lanjut (penugasan) :
Informasi Ujian Blok II minggu depan


20’

VII. Sarana dan Sumber Pembelajaran
1.                                                                                         Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
2.                                                                                         UUD 1945
3.                                                                                         Lembar pengamatan belajar

VIII. Penilaian dan Tindak Lanjut

1.    Pengembangan nilai dan sikap :
No
Pernyataan
Setuju
Tidak setuju
Alasan
1
UUD harus mampu menyesuaikan dengan perubahan zaman dan tuntutan demokrasi.



2
Agar tidak ketinggalan zaman UUD itu harus diamandemen tiap tahun.



3
Perubahan pasal-pasal UUD itu harus diikuti dengan pelaksanaannya secara konsekuen.



4
Yang berwenang dalam perubahan UUD 45 adalah MPR sehingga masyarakat luas tidak usah repot memikirkan perubahannya.



5
Yang berkewajiban melaksanakan UUD 45 adalah setiap warga yang tinggal di Indonesia.



6
UUD 45 yang baik adalah yang paling banyak pasal-pasal didalamnya, seperti di AS.



7
Hal yang bisa dilakukan masyarakat dalam memberikan usul saran perubahan UUD adalah melalui kajian ilmiah yang direkomendasikan kepada wakil rakyat di DPR.



8
Bila ada pasal-pasal yang memberatkan, warga masyarakat boleh tidak melaksanakannya.



9
Perubahan UUD 45 yang sekarang masih belum maksimal dan harus disempurnakan kembali



10
UUD 45 masih bersifat umum sehingga pelaksanaan pasal-pasal UUD 45 perlu diterjemahkan dalam perundang-undangan di bawahnya.




2. Kinerja

No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Minat / Motivasi
Kreativitas
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Sikap
berpendapat
1
2
…….
…….









3. Produk :

No
Nama
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Sistematika
Total
Nilai
1
2
…….
…….









RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran          : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter      : VIII / 1
Waktu                       : 2 X 40 menit
Pertemuan ke            -           : 10 (sepuluh)

I.             Standar Kompetensi :
Menampilkan ketaatan terhadap perundang-undangan nasional

II.         Kompetensi Dasar :
Mengidentifikasi tata urutan peraturan perundang-undangan nasional

III.       Indikator :
  1. Menjelaskan arti dan fungsi peraturan perundang-undangan nasional
  2. Mengidentifikasi tata urutan peraturan perundang-undangan nasional menurut UU No 10 tahun 2004
  3. Menjelaskan kedudukan Pancasila dalam peraturan perundang-undangan nasional
  4. Menjelaskan kedudukan UUD 1945 dalam peraturan perundang-undangan nasional
  5. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  6. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  7. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.



IV.      Tujuan Pembelajaran :
Setelah proses pembelajaran selesai siswa dapat :
1.  Menjelaskan arti dan fungsi peraturan perundang-undangan nasional
2.  Mengidentifikasi tata urutan peraturan perundang-undangan nasional menurut UU No 10 tahun 2004
3.  Menjelaskan kedudukan Pancasila dalam peraturan perundang-undangan nasional
4.  Menjelaskan kedudukan UUD 1945 dalam peraturan perundang-undangan nasional

V.          Materi Pembelajaran :
a.       Pengertian peraturan, perundang-undangan
b.      Landasan peraturan perundang-undangan
c.       Fungsi peraturan perundang-undangan  nasional
d.      Kedudukan Pancasila
e.       Tata urutan peraturan perundang-undangan menurut UU No 10 tahun 2004:
    1. UUD 1945
    2. UU/Perpu
    3. Peraturan Pemerintah
    4. Peraturan Presiden
    5. Peraturan Daerah

VI.       Pendekatan dan Model Pembelajaran :
Pendekatan         : CTL, CL dan JL
Model                  : Inquiry dengan NHT
VIII.         Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Mencek kehadiran siswa
b.      Seting ruang dan motivasi belajar :
(Persiapan alat belajar dan kesiapannya)
c.       Apersepsi :
Guru menanyakan perbuatan apa yang dikerjakan sebelum berangkat sekolah
d.      Pengetahuan Prasyarat :
Memahami Pancasila sebagai dasar negara
e.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai
f.       Pejajagan materi dengan menanyakan apa yang disebut peraturan.
g.       Siswa duduk dalam kelompok yang telah dibentuk sebelumnya yang setiap siswa mempunyai nomor urut.
h.      Yel-yel.
10’

2

Kegiatan Inti
a.       Siswa berkelompok mengkaji buku sumber dan UU No 10 Tahun 2004 tentang tata urutan perundang-undangan nasional, untuk menemukan :
1.      Pengertian peraturan, perundang-undangan nasional
2.      Fungsi peraturan perundang-undangan nasional
3.      Landasan pembuatan peraturan perundang-undangan
4.      Tata urutan peraturan perundang-undangan nasional
5.      Kedudukan Pancasila
6.      Kedudukan UUD 1945
b.      Tunjuk siswa dengan nomor urut tertentu (melanjutkan) untuk mempresentasikan hasil temuannya.
c.       Siswa lain bertanya dan menanggapinya
d.      Siswa dan guru mengklarifikasi kebenaran hasil diskusi.

50’

3

Penutup :
a.       Tunjuk salah seorang siswa untuk merefleksi tentang materi yang telah dibahas bersama.
b.      Kesimpulan materi untuk memantapkan pemahanan siswa.
c.       Siswa mengevaluasi pembelajaran hari itu.
d.      Tindak lanjut (penugasan) :
·         Pelajari proses penyusunan peraturan perundang-undangan nasional untuk minggu depan.

20’

VII. Sarana dan Sumber Pembelajaran
  1. Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
  2. UU No 10 tahun 2004
  3. Lembar pengamatan

VII.  Penilaian dan Tindak Lanjut
1. Kognitif :
a.       Apa yang dimaksud dengan peraturan?
b.      Apa arti perundang-undangan
c.       Landasan peraturan perundang-undangan itu ada tiga, yakni filosofis, sosiologis dan yuridis. Jelaskan!
d.      Apa fungsi adanya peraturan perundang-undangan ?
e.       Bagaimana kedudukan Pancasila menurut UU No 10 Tahun 2004?
f.       Bagaimana kedudukan UUD 1945 menuurt UU No 10 tahun 2004?
g.       Tuliskan tata urutan perautran perundang-undangan yang benar menurut UU No 10 tahun 2004.

2. Kinerja (Minat dan keterampilan proses) (Afektif dan Psikomotor) :
No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Minat / Motivasi
Kreativitas
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Sikap
berpendapat
1
2
…….
…….









3. Produk :

No
Nama
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Sistematika
Total
Nilai
1
2
…….
…….









RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran          : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter      : VIII / 1
Waktu                       : 4 X 40 menit
Pertemuan ke            -           : 11dan 12

I.      Standar Kompetensi :
Menampilkan ketaatan terhadap perundang-undangan nasional

II.    Kompetensi Dasar :
Mendeskripsikan proses pembuatan peraturan perundang-undangan nasional

III. Indikator :
  1. Menguraikan asas pembuatuan peraturan perundang-undangan nasional
  2. Menguraikan proses pembuatan peraturan perundang-undangan nasional
  3. Menguraikan lembaga yang berwenang membuat peraturan perundang-undangan nasional
  4. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  5. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  6. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.


IV. Tujuan Pembelajaran :
Setelah proses pembelajaran selesai siswa dapat :
a.       Menguraikan asas pembuatuan peraturan perundang-undangan nasional
b.      Menguraikan proses pembuatan peraturan perundang-undangan nasional
c.       Menguraikan lembaga yang berwenang membuat peraturan perundang-undangan nasional

V.   Materi Pembelajaran :
1.    Asas peraturan perundang-undangan nasional
2.    Proses dan lembaga penyusun UUD 1945
3.    Proses dan lembaga penyusun UU/Perpu
4.    Proses dan lembaga penyusun Peraturan Pemerintah
5.    Proses dan lembaga penyusun Peraturan Presiden
6.    Proses dan lembaga penyusun Peraturan Daerah


VI. Pendekatan dan Model Pembelajaran :
Pendekatan         : CTL, CL dan JL
Model                  : Jigsaw
IX.              Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah pembelajaran :
Pertemuan 1 :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Mencek kehadiran siswa
b.      Seting ruang dan motivasi belajar :
(Persiapan alat belajar dan kesiapannya)
c.       Apersepsi :
Guru menanyakan pernahkan anda diajak berdiskusi dalam membuat aturan di keluarga?
d.      Pengetahuan Prasyarat :
Memahami tata urutan peraturan perundang-undangan
e.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai
f.       Pejajagan materi dengan menanyakan bagaimana cara membuat UU.
g.       Siswa duduk dalam kelompok yang telah dibentuk sebelumnya yang setiap siswa mempunyai nomor urut.
h.      Yel-yel.
10’

2

Kegiatan Inti
Kelompok cooperative (awal) :
a.       Masing-masing siswa membentuk kelompok baru sesuai warna kartu masalah yang telah diterimanya.
b.      Masing-masing kelompok baru menentukan tempat berdiskusi yang nyaman baik di luar kelas atau di dalam kelas untuk memecahkan masalah yang diterima.


Kelompok Ahli :
Masing-masing kelompok baru mendiskusikan satu masalah yang diterima yaitu :
1.      Asas peraturan perundang-undangan nasional
2.      Proses dan lembaga penyusun UUD 1945
3.      Proses dan lembaga penyusun UU
4.      Proses dan lembaga penyusun Perpu
5.      Proses dan lembaga penyusun Peraturan Pemerintah
6.      Proses dan lembaga penyusun Peraturan Presiden
7.      Proses dan lembaga penyusun Peraturan Daerah

Siswa membuat intisari hasil diskusi di kelompok barunya untuk dijelaskan kembali kepada kelompok awal.

50’

3

Penutup :
1.    Refleksi belajar hari dan kesulitannya.
2.    Tindak lanjut (penugasan) :
Informasi presentasi ke kelompok awal minggu depan.

20’

       Pertemuan ke-2 :  

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Mencek kehadiran siswa
b.      Seting ruang dan motivasi belajar :
(Persiapan alat belajar dan kesiapannya)
c.       Apersepsi :
Guru menanyakan kesiapan tugas presentasi ke kelompok awal.
d.      Pengetahuan Prasyarat :
Memahami tata urutan peraturan perundang-undangan
e.       Siswa duduk dalam kelompok awal
f.       Yel-yel.
10’
2
Kelompok kooperatif 7 serangkai :
a.       Masing-masing siswa kembali ke kelompok awal untuk menginformasikan hasil pembahasannya secara bergiliran dan merangkum seluruh pembahasan masalah untuk dipresentasikan.
b.      Masing-masing kelompok mempresentasikan semua masalah yang telah dibahas di depan kelas secara bergiliran dan ditanggapi kelompok lainnya.
c.       Klarifikasi dan pembenaran tentang tugas masalah yang dibahas.

50’
3
Penutup :
a.       Tunjuk salah seorang siswa untuk merefleksi tentang materi yang telah dibahas bersama.
b.      Kesimpulan materi untuk memantapkan pemahanan siswa.
c.       Siswa mengevaluasi pembelajaran hari itu.
d.      Tindak lanjut (penugasan) :
Lakukan kunjungan ke DPRD/BPD *), untuk menanyakan hal berikut ini :
1.      Peraturan apa yang dibuat oleh lembaga tersebut?
2.      Bagaimana proses penyusunannya, lembaga yang berwenang?
3.      Peraturan apa saja yang telah dibuat?
4.      Kenapa dibuat peraturan tersebut?


20’

VII. Sarana dan Sumber Pembelajaran
1.      Kartu masalah.
2.      Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
3.      Tokoh DPRD/BPD/Kades *)
4.      Lembar pengamatan belajar

VIII.    Penilaian dan Tindak Lanjut
1. Kognitif :
a.       Jelaskan asas penyusunan peraturan perundang-undangan nasional!
b.      Bagaimana proses pembautan UU?
c.       Bagaimana proses pembautan Perpu?
d.      Bagaimana proses pembautan Peraturan Pemerintah?
e.       Bagaimana proses pembautan Peraturan Presiden?
f.       Bagaimana proses pembautan Peraturan Daerah?
g.       Bagaimana proses pembautan Peraturan Desa?
h.      Lembaga manakah yang berwenang membuat UUD?
i.        Lembaga manakah yang berwenang membuat UU?
j.        Lembaga manakah yang berwenang membuat Perpu?
k.      Lembaga manakah yang berwenang membuat Peraturan Pemerintah?
l.        Lembaga manakah yang berwenang membuat Peraturan Presiden?
m.    Lembaga manakah yang berwenang membuat Perda Provinsi?
n.      Lembaga manakah yang berwenang membuat Perda Kabupaten/Kota?
o.      Lembaga manakah yang berwenang membuat Peraturan Desa?
2. Kinerja (Minat dan keterampilan proses) (Afektif dan Psikomotor) :
No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Minat / Motivasi
Kreativitas
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Sikap
berpendapat
1
2
…….
…….









3. Produk :

No
Nama
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Sistematika
Total
Nilai
1
2
…….
…….









RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran          : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter      : VIII / 1
Waktu                       : 2 X 40 menit
Pertemuan ke            -           : 13 (tiga belas)


I.             Standar Kompetensi :
Menampilkan ketaatan terhadap perundang-undangan nasional.

II.        Kompetensi Dasar :
Mentaati peraturan perundang-undangan nasional

III.      Indikator :
  1. Menjelaskan pentingnya sikap taat warga Negara terhadap peraturan perundang-undangan nasional
  2. Menunjukkan sikap taat sebagai warga Negara terhadap peraturan perundang-undangan nasional
  3. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  4. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  5. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.



IV.     Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai proses pembelajaran, siswa dapat :
1.      Menjelaskan pentingnya sikap taat warga Negara terhadap peraturan perundang-undangan nasional
2.      Menunjukkan sikap taat sebagai warga Negara terhadap peraturan perundang-undangan nasional

V.       Materi Pembelajaran :
1.      Arti penting ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan
2.      Sikap dan perbuatan taat terhadap peraturan perundang-undangan nasional
    1. Bidang politik
    2. Bidang hokum
    3. Bidang sosial budaya
    4. Bidang ekonomi

VI.      Pendekatan dan Model Pembelajaran :
Pendekatan          : CTL, CL dan JL
Model                  : Problem Solving (PS)
X.                 Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Guru mencek kehadiran siswa di kelas
b.      Memotivasi kesiapan belajar siswa.
Mempersiapkan alat tulis, sumber belajar dan kesiapan belajarnya dengan meneriakan “yel-yel”
c.       Apersepsi :
Guru menanyakan pernahkah kalin menyaksikan terjadinya kecelakaan lalu lintas? Bagaimana kondisinya?
d.      Informasi kompetensi yang ingin dicapai
e.       Siswa duduk dalam kelompok yang telah dibentuk sebelumnya.

10’

2

Kegiatan Inti :
a.       Tunjuk 2 orang siswa untuk menempelkan gambar/photo tentang kecelakaan lalu lintas, photo/gambar bentrokan antar pendemo, dll*)
b.      Siswa berkelompok menganalisis :
7.      Gambar apakah itu ?
8.      Mengapa hal itu terjadi?
9.      Bagimana alternative pemecahannya?
c.       Siswa berkelompok mengidentifikasi satu masalah akibat ketidaktaatan warga Negara terhadap perundang-undangan yang terjadi di lingkungannya.
d.      Siswa berkelompok mencasi penyebab terjadinya masalah tersebut.
e.       Siswa mencari solusi pemecahannya.
f.       Klarifikasi dan pembenaran bersama guru.



50’

3

Penutup :
a.       Refleksi pembelajaran hari itu
b.      Perenungan bahwa ketaatan terhadap peraturan perundangan akan mengharmoniskan kehidupan.
c.       Tindak lanjut dan penugasan : Pelajari materi tentang korupsi dan penangannya. Bawa UU yang menyangkut tindak pidana korupsi.


20’

VII. Sarana dan Sumber Pembelajaran
1.      Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
2.      Photo/gambar kecelakaan lalintas, bentrokan demo
3.      Lembar pengamatan keterampilan proses

VIII. Penilaian dan Tindak Lanjut
1.      Kinerja :
No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Presentasi
Minat / Motivasi
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Sikap  berpendapat
1
2
…….
…….










RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran          : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter      : VIII / 1
Waktu                       : 2 X 40 menit
Pertemuan ke            -           : 14 (empat belas)


I.     Standar Kompetensi :
Menampilkan ketaatan terhadap perundang-undangan nasional

I.          Kompetensi Dasar :
Mengidentifikasi kasus korupsi dan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

II.       Indikator :
  1. Menjelaskan pengertian korupsi menurut undang-undang
  2. Menjelaskan dampak korupsi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara
  3. Memberi contoh kasus korupsi di Indonesia
  4. Menunjukkan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia
  5. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  6. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  7. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.

III.     Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai proses pembelajaran, siswa dapat :
1.   Menjelaskan pengertian korupsi menurut undang-undang
2.   Menjelaskan dampak korupsi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara
3.   Memberi contoh kasus korupsi di Indonesia
4.   Menunjukkan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

IV.     Materi Pembelajaran :
1.      Pengertian korupsi menurut undang-undang
2.      Dampak korupsi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara
3.      Contoh kasus korupsi dalam berbagai bidang kehidupan di Indonesia
4.      Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
5.         


V.        Pendekatan dan Model Pembelajaran  :
Pendekatan           : CL dan CTL
Model                   : Inquiry dan PBI (Problem Base Introduction)
XI.              Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Cek absensi siswa
b.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
(Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
c.       Apersepsi :
(Guru mengaitkan materi dengan sikap tepat waktu dalam bekerja)
d.      Pengetahuan prasyarat :
Memahami peraturan perundangan nasional
e.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai
f.       Penjajagan materi dengan bertanya apa itu korupsi?
g.       Siswa meneriakkan yel-yel.
10’

2

Kegiatan Inti :
a.     Siswa mengkaji buku sumber dan UU No 31/1999 jo UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi untuk menemukan :
1.      Pengertian Korupsi
2.      Tuntutan hukuman tindak korupsi
3.      Dampak korupsi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara
4.      Contoh kasus korupsi dalam berbagai kehidupan
5.      Upaya pemberantasan korupsi
b.     Siswa bersama guru mengklarifikasi hasil diskusi




50’

3

Penutup :
a.      Refleksi pembelajaran heri itu.
b.     Perenungan bahwa suatu Negara akan hancur bila warga negaranya melakukan korupsi.
c.      Tindak lanjut (penugasan untuk minggu depan) :
Carilah guntingan berita/photo/gambar kasus korupsi di Indonesia, dan bagaimana proses hukumnya.
Berikan analisis mengapa korupsi di Indonesia sangat sulit diberantas.


20’

VII. Sarana dan Sumber Pembelajaran
a.       Buku paket kewarganegaraan dengan multi sumber
b.      UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
c.       UU No 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih KKN

VIII. Penilaian dan Tindak Lanjut
1.      Kinerja :

No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Minat / Motivasi
Keberanian
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Etika berpendapat
Total
1
2
…….
…….








2.  Tes Kognitif , dengan pertanyaan :
a.       Apa yang dimaksud dengan tindak pidana korupsi?
b.      Apa dampak korupsi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara?
c.       Bagaimana upaya pemberantasan korupsi di Indonesia?
d.      Apa konsekuensi hokum bagi pelaku korupsi?
e.       Mengapa korupsi di Indonesia sulit diberantas?

f.       Analisis nilai dan sikap dengan format berikut ini !:
No
Pernyataan
Pernyataan sikap
Alasan
Setuju
Tidak Setuju
1
Pelaku KKN adalah musuh negara yang menghancurkan ekonomi negara dan menyengsarakan rakyat, oleh karena itu harus dihukum mati tanpa harus diadili di pengadilan dulu.



2
Kita harus bangga sebagai bangsa Indonesia walaupun negara kita menempati peringkat 1 di Asia dalam hal korupsinya



3
Proses dan sanksi hukum terhadap kasus perilaku KKN di negara kita sudah sangat baik dilakukan oleh pemerintah dan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



4
Perilaku korupsi terjadi karena orang tersebut tidak menjadi pemimpin yang taat beragama.



5
Pemimpin politik dan pejabat negara yang melakukan KKN jangan dipilih kembali dalam pemilu berikutnya walaupun itu adalah saudara kita sendiri.







RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata pelajaran          : Kewarganegaraan
Kelas / Semeseter      : VIII / 1
Waktu                       : 2 X 40 menit
Pertemuan ke            -           : 15 (lima belas)


I.        Standar Kompetensi :
Menampilkan ketaatan terhadap perundang-undangan nasional

II.      Kompetensi Dasar :
Mengidentifikasi pengertian anti korupsi dan instrument (hokum dan kelembagaan) anti korupsi di Indonesia

III.    Indikator :
  1. Mendefinisikan konsep anti korupsi
  2. Menunjukkan landasan hokum pemberantasan korupsi di Indonesia
  3. Menguraikan lembaga pemberantasan korupsi di Indonesia dan peranannya.
  4. Contoh-contoh sikap perilaku yang bertentangan dengan Pancasila sebagai bentuk korupsi di Indonesia.
  5. Alasan orang tidak boleh melakukan penggelapan, pemalsuan, pemborosan, kolusi, nepotisme, persaingan tidak sehat, dsb.
  6. Pentingnya hidup mandiri, disiplin, kerja keras, hemat dan bertanggung jawab dalam menghadapi segala tantangan.


IV.   Tujuan Pembelajaran :
Setelah proses pembelajaran selesai siswa memiliki kompetensi berikut ini :
1.      Mendefinisikan konsep anti korupsi
2.      Menunjukkan landasan hokum pemberantasan korupsi di Indonesia
3.      Menguraikan lembaga pemberantasan korupsi di Indonesia dan peranannya.
4.       

V.       Materi pembelajaran :
  1. Pengertian anti korupsi
  2. Landasan hokum pemberantasan korupsi di Indonesia
  3. Lembaga pemberantasan korupsi dan peranannya.


VI.    Pendekatan dan Model Pembelajaran  :
Pendekatan           : CTL dan CL
Model                   : Inquiry dengan NHT
XII.            Langkah langkah pembelajaran berbasis nilai karakter antara lain
·                     Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·                     Menghargai pendapat
·                     Musyawarah untuk mufakat
·                     Gotonh Royong
·                     Patriotisme
·                     Nasionalisme
·                     Tanggung Jawab
·                     Percaya Diri

Langkah-langkah :

No

Kegiatan Belajar
Waktu (menit)
1
Pendahuluan :
a.       Cek absensi siswa
b.      Seting ruang dan kesiapan belajar siswa
(Persiapan alat tulis, buku sumber dan motivasi belajar)
c.       Apersepsi :
(Guru bertanya tentang pengetian korupsi materi minggu lalu)
d.      Pengetahuan prasyarat :
Memahami korupsi dan upaya penanganannya.
e.       Informasi kompetensi yang ingin dicapai
f.       Penjajagan materi dengan bertanya apa dasar  hokum pemberantasan korupsi.
g.       Siswa meneriakkan yel-yel.
h.      Siswa berkelompok dengan nomor urut ala NHT
10’

2

Kegiatan Inti :
a.       Siswa mengkaji buku sumber, UU No 28/1999 ttg Penyelenggaraan Negara yang Bersih KKN; UU No 31/1999 jo UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan UU No 30/2002 ttg Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, untuk menemukan :
1.      Pengertian Anti Korupsi
2.      Landasan Hukum Pemberantasan Korupsi
3.      Lembaga Pemberantasan Korupsi dan Peranannya.
b.      Siswa dengan nomor urut tertentu (melanjutkan) mempresentasikan hasil temuan di depan kelas mewakili kelompoknya, kelompok lain menanggapinya.
c.       Siswa bersama guru mengklarifikasi hasil diskusi


50’

3

Penutup :
a.       Refleksi pembelajaran heri itu.
b.      Perenungan bahwa korupsi di Indonesia sudah membudaya, maka kita perlu memberantasannya dengan sistemik, dimulai dari sekarang.
c.       Tindak lanjut (penugasan untuk minggu depan) :
Lakukan pengamatan dan analsis media massa, apakah aparat dan pemerintah sudah serius memberantas korupsi. Berikan argumentasi kalian.

Minggu depan Ujian Blok III, materi peraturan perundang-undangan nasional!


20’

VII. Sarana dan Sumber Pembelajaran
1.      Buku tek berbagai sumber
2.      UU No 28 tahun 1999
3.      UU No 31 tahun 1999 jo UU No 20 tahun 2001
4.      UU No 30 tahun 2002

VIII. Penilaian dan Tindak Lanjut
1. Kognitif :
a.       Apa definisi anti korupsi?
b.      Apa landasan hokum pemberantasan korupsi ?
c.       Sebutkan instrument pemberantasan korupsi di Indonesia!
d.      Apa tugas, wewenang dan kewajiban KPK?

2. Kinerja (Minat dan keterampilan proses) (Afektif dan Psikomotor) :
No
Nama
Aktivitas Dalam Pembelajaran
Total
Minat / Motivasi
Kreativitas
Bertanya
Menjawab
Kerjasama
Kesungguhan & Partisipasi
Sikap
berpendapat
1
2
…….
…….









3. Produk :

No
Nama
Laporan Hasil Diskusi Kelompok
Ketepatan waktu mengumpulkan
Kerapihan Catatan
Kelengkapan
Ketepatan Analisis
Kedalaman isi analisis
Sistematika
Total
Nilai
1
2
…….
…….









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar