Selasa, 23 Juni 2015

Ucapan Lamaran Calon Penganten

Assalamualaikum ww
Yang saya hormati tuan rumah bapak Muhammad adalah bapak dari nak Yuli.
Yang saya hormati bu Yanti ibu dari nak Yuli
Yang saya hormati ustad hasan yang sudah hadir bersama kita di sisni sekaligus saya ucapkan terima kasih atas kehadiranya di sini
yang saya hormati bapak bapak pemuka masyarakta, para sesepuh, bapak pengurus RT dan RW setempat

Pertama dan utama saya ucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan karunianya kita dapat berkumpul di tempat yang berbahagia ini dan juga karena karunianya saya dapat hadir di sini dalam rangka bersilatiurahmi ke rumah saudara saya bapak muhammad adapun dalam silaturhmi ini kami punya maksud yang insyallah maksud yang baik. salawat serrta salam marilah kita hadiahkan kepada nabi besar muhammad saw atas jasanya yang sudah membawa manusia dari alam yang jahiliah ke alam yang berperadapan seperti sekarang ini.

Bapak/ ibu saya nama ibrahim datang dari jauh dari kampung sebelah , saya datang bersama dengan istri saya ditemani saudara saudara saya diantaranya ada bpak RT, ada ustad kamal, dan sesepuh dari kampung kami serta anak laki saya nak kamil, saya datang kesini atas keinginan anak si kamil ini pak dia bilang dia sudah lama mengenal yuli anak bapak di sini dan saya pun sering minta pamit kesaya kalau dia lagi libur pamit seya selaku orang tua katanya mau ke rumah Yuli . atas kesemua itu kemaren dia meminta saya sekelurga untuk datang bersilaturahmi ke sini, adapun isi dari silaturahmi ini adalah saya hendak melamar nak Yuli untuk dijadikan istri oleh Kamil anak saya.
Bapak ibu itulah maksud kedatangan kami ke sini terakhir saya mohon maaf jika atas kahaditran kami di sini bapak ibu tidak berkenban, atau mungkin ada sikap kami tidak baik atau mungkin ada salah dalam penyamoaian kami.
itu saja yang dapat saya sampaikan lebih dan kurang saya mohon maaf
wasalamualikum ww.

Sabtu, 21 September 2013

Asal muasal kata PKL

PKL
(Pedagang Kakil Lima)
Oleh; Zainir, M. Pd

Pedagang kaki lima ( PKL ) pernah disanjung karena mampu bertahan ketika negara sedang krisis, di tengah lesunya ekonomi nasinal perusahaan besar banyak yang pailit, kaki lima tidak demikian, itulah keunggulan dari usaha kecil yang digerakkan oleh rakyat.
Pernahkah terbetik di pikiran anda rasa ingin tahu bagai mana dari mana asal kata kaki lima. Saya pribadi teringat apa yang pernah disampaikan oleh dosen saya pak Drs Anasrul, ketika duduk di bangku kuliah di UNP sekitar awal tahun 1990 di Padang, ketika suasana kuliah tegang beliau selalu memberikan selingan apakah cerita lucu, kisah romantis dan sebagainya. Salah satu yang beliau ceritakan asal kata kaki lima yang dipakai untuk istilah pedagang di pinggir jalan atau di totoar jalan raya.
Beliau menceritakan pedagang dipinggir jalan yang berdagang di totoar jalan sudah ada sejak zaman Belanda masih menguasai Indonesia, Belanda selalu membuat perencaan pembangunan dengan baiik, kata beliau para ahli teknik Belanda selalu membuat jalan raya dan totoar dengan ukuran lima kaki, kaki ukuran panjang yang lazim digunakan di Eropa, di Indonesia kita mengenal meter sebagai ukuran, Sejak dulu sudah ada pedagang yang senang berjualan di totoar jalan raya, karena mungkin dianggap dapat melanggar ketertiban umum belanda juga mempermasalahkan pedagang yang berjualan di totoar jalan raya, belanda menyebut : 
 ITU PEDAGANG KAKI LIMA MENGGANGGU KETERTIBAN DI JALANAN
Dari sebutan Belanda itulah muncul istilah pedagang kaki lima yang sampai sekarang populer.
Pedagang kaki lima tidak bisa dipindahkan dari pinggir jalan, pedagang kaki lima hanya bisa dinaikkan statusnya dari PKL ke pemilik toko.

Senin, 08 Juli 2013

Pantun Padang



PANTUN PADANG
Oleh  Zainir, S. Pd, M. Pd.



SAIRIANG BALAM JO BARABAH,
 BALAM LALU BARABAH MANDI.
SAIRIANG SALAM JO SAMBAH,
SALAM LALU SAMBAH KEMBALI.

ANTAH SAPEK ANTAH CUBADAK
RAMO RAMO DI DALAM GANTANG
ANTAH DAPEK ANTAH KA INDAK
KAJI LAH LAMO NDAK DIULANG

TAMBILANG DIRUMPUN LANSEK
TASISIAK DIRUANG LANTAI
DEN BILANG SADO NAN DAPEK
NAN TINGGA UNTUK URANG NAN PANDAI

Kamis, 13 Juni 2013

Jurnal PENGARUH SUPERVISI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA GURU SMPN DI KECAMATAN BEKASI TIMUR Kota Bekasi



PENGARUH SUPERVISI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA GURU SMPN DI KECAMATAN BEKASI TIMUR
KOTA BEKASI

Zainir, M.Pd

Abstract: The objective of this research is to know The effect of supervision and organization climate to work effectiveness  of teacher at junior high scholl in East Bekasi. The data were collected through participant on using survey method. Framed population of this research are 213. Based on Slovin’s formula, there are 139 samples which are taken by simple random sampling.The data of each variable are gotten by instrument namely questionare. It is processed by the regression and correlation analytical technique to describe the correlation among the variables. The data analysis and interpretation indicates that (1) supervision have positive direct  effect to work effectiveness, (2) organization climate  have positive direct effect to work effectiveness , (3) supervision have positive direct effect to organization climate.  On the basis of this findings can conclude that good supervision and organization climate were effect to increased work effectiveness of teacher.

Key words: Supervision, organization climate, work effectiveness

PENDAHULUAN
Kemerdekaan yang sudah diraih dengan pengorbanan jiwa dan raga oleh para pejuang bangsa, tidak akan berarti jika kemerdekaan itu tidak diisi dengan pembangunan, bangsa Indonesia ingin merdeka karena bangsa ini sudah tidak tahan hidup menderita di bawah penjajahan, dari kemerdekaan itu bangsa Indonesia mencita-citakan masyarakat yang adil dan makmur, semua itu tentu tidak akan terwujud jika kita tidak memiliki sumber daya manusia ( SDM ) yang memadai dan sumber daya manusia (SDM) hanya dapat dicapai melalui pendidikan.  Efektifitivitas kerja erat kaitannya dengan lingkungan kerja, lingkungan kerja yang kondusif seperti struktur organisasi yang rapi, hubungan kerja antar anggota yang teratur, lingkungan kerja yang nyaman dan terpenuhinya kebutuhan fisik dan material akan meningkatkan efektivitas kerja, baik organisasi yang rapi, hubungan kerja antar anggota yang teratur, lingkungan kerja yang nyaman dan terpenuhinya kebutuhan fisik dan material merupakan faktor-faktor iklim organisasi, selain faktor itu efektivitas kerja guru dipengaruhi oleh faktor supervisi, seperti jadwal supervisi yang teratur dan materi supervisi, seperti supervisi mngenai pembuatan program tahunan dan program semester, kriteria ketetapan minimal ( KKM)  rencana pembelajaran, penulisan soal, pembuatan analisis, program remedial dan peningkatan kinerja guru. Pemerintah sudah banyak berusaha agar mutu pendidikan meningkat seperti pencantuman anggaran pendidikan 20 % dalam APBN dan perbaikan kurikulum seperti Kurikulum Bebasis Kompetensi dan pelaksanaan ujian nasional semua dimaksudkan untuk meningkatkan  mutu namun usaha itu belum menunjukkan hasil yang memuaskan. 
Oleh karena itu guru perlu mendapat perhatian serius dari kepala sekolah, agar guru dapat mengemban tugasnya dengan efektif sehingga dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi output pendidikan yang berkualitas. Dalam kerangka itu maka kepentingan, kebutuhan dan harapan guru perlu diakomodir. Guru sebagai pelaksana pembelajaran di kelas waktu dan tenaganya sudah tersita untuk melaksanakan tugas-tugas di kelas karena itu guru sering tertinggal dengan perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pendidikan yang selalu berkembang baik materi, methoda, media ataupun teknik teknik evaluasi, untuk itu guru perlu mendapat bantuan dari berbagai pihak khususnya yang terkait langsung dengan supervisi pendidikan.
Kepala sekolah mempunyai tanggung jawab dalam kelancaran proses pendidikan dan kegiatan administrasi sekolah, kepala sekolah juga bertanggung jawab mengawasi, membina dan memotivasi kerja guru dan pegawai lainya sebagai wujud peranya sebagai supervisor. Oleh karena itu kepala sekolah berkewajiban melakukan pembinaan yang berkesinambungan dengan program yang terarah dan sistematis bagi para guru dan tenaga kependidikan yang ada disekolah. Program pembinaan tenaga pendidik dan tenaga kepandidikan  dikenal dengan supervisi pendidikan yang merupakan rangkaian dalam administrasi pendidikan.
Bertolak dari uraian di atas, penulis termotivasi untuk mengangkat masalah pengaruh supervisi dan iklim organisasi dengan efektifitas kerja guru SMP negeri Kota Bekasi. Penelitian ini memusatkan perhatian terhadap efektivitas kerja guru dengan mengkaji faktor-faktor yang diduga mempengaruhi efektivitas kerja guru dalam melaksanakan tugas pokoknya di sekolah. Tempat penelitian di SMPN yang ada di wilayah Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi.